Tampilkan postingan dengan label TWWSWTM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TWWSWTM. Tampilkan semua postingan

The Woman Who Still Wants To Marry [아직도 결혼하고 싶은 여자]

waaahh, Kim Bum is really a NOONA KILLER di drama ini, drama ini memberikan warna baru di cerita drama korea yang pernah ada, sayang nya rating nya rendah, karena jam tayang nya
sama dengan drama ‘Chuno’. gw suka banget drama ini, bahkan gw susah untuk mempause dan melakukan kegiatan lain karena penasaran dengan cerita nya, hehehehe…cerita nya kocak, tentang pertemanan 3 orang wanita berumur 30 tahunan yang berada di puncak kesepian ketika karier sudah tercapai, mengingatkan gw dengan serial TV Amerika ‘Sex and The City’,
tp ini tdk bercerita tentang seks, lebih ke drama komedi romantis.

wanita pertama adalah Lee Shin Young(Park Jin Hee), seorang reporter berumur 34 tahun, dia stres karena belum juga mendapatkan pasangan karena gagal dalam cinta, pertama dia punya pacar, akan tetapi karena selalu memikirkan karier, dia pun ditinggalkan pacar nya, bahkan pacar terbaru(Jo Han Seon jadi cameo saja) selingkuh dengan anak kecil. wanita kedua adalah Jung Da Jung (Eom Ji Won), kurator/penerjemah nomor 1 di korea, mempunyai banyak kriteria dalam memilih pasangan hidup, sehingga dia masih single di umur 34 tahun, tentunya semakin tinggi karier seorang wanita, cenderung susah mencari jodoh. wanita ke 3 adalah Kim Boo Ki(Wang Bit Na), seorang desainer interior, yang merasa dia tidak perlu mencari suami karena pernah jadi spt budak oleh keluarga calon suami nya selama 10 tahun. ketiga wanita ini sudah banyak melalui cerita konyol dan sedih yang bikin gw ngakak disetiap episode nya.

Ha Min Jae(Kim Bum), mahasiswa tingkat akhir, yang dikenal sebagai vokalis band indie dan pencipta lagu terkenal dikalangan penikmat musik indie, walaupun dia masih berumur 24 tahun, dia ahli dalam memikat perempuan daripada kakak sepupu nya yang seorang dokter akupuntur. Suatu hari ketika Lee Shin Young ingin mengadakan liputan di kampus Min Jae, Min Jae sedang latihan musik, karena Minjae tidak mau diam 10 menit saja, Lee Shin Young yang kesal, memotong tali gitar nya, darisitulah mereka bertemu. Sejak saat itu, mereka bertemu terus, mulai dari Shin Young harus menggantikan teman kantor nya menjadi dosen, dimana Min Jae
ikut dalam mata kuliah tersebut, sampe Min Jae yang menerima tawaran stasiun TV tempat Shin Young bekerja untuk memperkenalkan band indienya.



Lee Shin Young mulai melihat Min Jae itu keren ketika tau Min Jae membuat lagu baru yang berjudul ‘Wanita yang memotong senar gitar saya’, begitu juga dengan Minjae, mulai merasa tertantang dengan wanita ini, ketika dia menelpon dan si wanita tdk mengangkat telpon nya, walaupun Shinyoung melakukan nya dengan tdk sengaja, dia tdk bisa mengangkat telepon karena dia terkena penyakit stres akut yang membuat bibir nya mencong =))(ada penyakit spt itu). pada suatu hari, Shin Young bertemu lagi dengan mantan nya yang membatalkan pernikahan dan meminta dia kembali kepada nya, dan mantan nya ini sangat annoying dulunya dia minta Shin Young datang kepernikahannya. pada saat itu, Shin Young sudah cukup dekat dengan Min Jae, Min Jae suka membantu Shin Young dalam acara berita nya. karena mantan nya yang sangat menyebalkan dengan bilang ‘ya!! kamu akan balik sama saya, memang kamu bisa cari yang lain??’, dia pun nyumpahin dengan berkata ‘saya sumpahin kamu dapat wanita yang lebih jelek dan lebih tua, lebih gemuk, punya anak dan punya utang banyak’

pada suatu percakapan dengan kakak sepupu nya, Min Jae mengetahui bahwa kakak sepupu nya menyukai Shin Young yang jadi pasien nya. sejak saat itu, mereka taruhan siapakah yang bisa mendekati Shin Young dimulai dari Min Jae, karena kakak sepupu nya sudah gagal. Min Jae pun melancarkan jurus nya, Shin Young pun ternyata pengen mantan nya ini tidak mendekati dia lagi, sehingga dia juga mencoba mendekati Min Jae. Teknik masing2 pun juga sangat kocak, sangat konyol, walaupun akhirnya Min Jae merasa dia benar2 suka dengan Shin Young. Jung Da Jung, si wanita kedua akhirnya menemukan seorang yang tepat, dia merasa cocok dengan si dokter akupuntur, kakak sepupu Min Jae ketika mereka sama2 berada di konferensi dokter akupuntur, di Da Jung menjadi kurator di sana.

setelah tahu bahwa dia hanya dijadikan bahan taruhan, Shin Young pun marah kepada Min Jae, sebaliknya Min Jae punya perasaan semakin dalam kepada Shin Young. setelah meyakinkan Shin Young, Shin Young pun memberikan kesempatan dengan berpacaran dengan Min Jae selama 10 hari, walaupun saat itu dia mencoba balik ke mantan nya. selama 10 hari, hari2 romantis pun dimulai dan gw sangat suka dengan Park Jin Hee – Kim Bum, mereka cocok sekali (membuat gw berkata tidak untuk Kim Bum – Kim So Eun di BBF, hehehe). sementara mantan Shin Young juga bertemu dengan wanita lain secara tdk sengaja, yang tidak lain adalah ibu nya Min Jae yang menikah muda, dan mau cerai dari suami nya(kutukan Shin Young berlaku disini). bisa dibilang konyol, klo mantan sendiri bakal jadi bapak mertua, kalo ibu nya Min Jae menikah dengan mantan nya Shin Young.


Shin Young ditugaskan keluar negeri oleh TV tempat dia bekerja, padahal Min Jae tidak mau berpisah dari dia selama 3 tahun, mereka pun putus, dan setelah setengah tahun, semua kehidupan mereka kembali menjadi baik. Jung Da Jung sudah melahirkan anak bersama di dokter, Kim Boo Ki tetap single tp sukses dengan pekerjaan nya, dan Lee Shin Young yang tetap ditunggu Ha Min Jae sebagai wanita yang tetap dia cintai. aigooo, so sweetlah drama ini. coba drama ini tidak tayang bareng dengan ‘Chuno’, gw yakin rating nya pasti lebih tinggi, 3 orang wanita memainkan drama ini dengan baik, apalagi Kim Bum, dia memang lahir tahun 1989, yang
berarti masih 21 tahun, akan tetapi dia bisa memainkan peran Min Jae yang berumur 24 tahun, dengan sifat romantis, bener-bener, ‘NOONA KILLER!!!!’ *semangat mode on*, 2 pria lain yang ada di drama ini juga bermain dengan baik, kocak bener.


credit: koreanindo wordpress

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

A BoF reunion in Still with Gook Ji Yun


Ingat Ginger dari Boys Over Flowers? Salah satu yang mengganggu 3 perempuan yang selalu mengangkat on Jan Di? Yah aku tidak ingat yang mana salah satu dari tiga wanita itu sampai aku melihat ke atas.

Sepertinya dia akan membuat penampilan khusus tentang "The Woman Siapa yang Masih Ingin Get Married".

Dia akan bermain Se Na, Ha Min Jae (Kim Bum) 's hoobae (SMP). Dia akan membuat penampilan pada tanggal 10.

Se Na adalah vokalis di kelompok gadis cerah Roadwith Orange kepribadian dan gaya canggih. Dia akan membangkitkan cemburu di Ha Jae Min kekasih, Lee Young Shin (Park Jin hee).

Ini adalah kebetulan bahwa dia F4's junior di Boys Over Flowers, dan kemudian Kim Bum's junior dalam drama ini.

Jika Anda tidak bisa tahu siapa Ginger adalah dari gambar:

(Via Newsen)


Hey jika mereka bisa membuat reuni, maka orang lain juga bisa. Tapi kita tidak ingin So Eun hanya untuk menjadi cameo benar?

credit : bumsso.wordpress, google translete, soeulmates Indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENAMPILAN BARU KIMBUM





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kim Bum gets old with new hair

mengikuti apa yang dilakukan Kim Bum menjadi karakter playboy di drama ‘The Woman who still wants to marry’, Kim Bum secara mengejutkan mengubah warna rambut nya.




sebagai seorang musisi yang romantis, alur spoiler nya spt ini Kim Bum sebagai Ha Min Jae mentertawakan Lee Sin Young(Park Jin Hee) yang punya 1 rambut uban di kepala nya, karena ditertawakan Lee Sin Young sedih. merasa bersalah, dihari berikut nya, Ha Min Jae merubah warna rambut nya menjadi spt rambut uban semua nya.


staf drama pun berkomentar ‘Kim Bum spt karakter anime’, 7 jam untuk membuat warna rambut nya berubah, Kim Bum mengatakan ’saya belum pernah merubah warna rambut seperti ini, agak sedikit aneh akan tetapi ternyata segar dan punya perasaan baru. ini adalah betapa besar cinta Min Jae kepada Sin Young dengan cara merubah warna rambut nya’. rambut baru Kim Bum ini akan diperlihatkan di episode 8, yang tayang pada 11 Januari malam nanti.


source: newsen


ps: gw menemukan drama ini dengan rating rendah, tp kok gw enjoy nonton nya, LOL, apalagi karakter Kim Bum yang nakal dan playboy


Image and video hosting by TinyPic


credit: koreanindo wordpress, BBF Indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Another drama, another ice skating scene

Lokasi pembuatan film "Masih, Menikah Me" diturunkan, dan Kim Bum karakter Ha Min Jae punya kencan dengan Shi Lee Young (Park Jin Hee). Tidak hanya itu ia membantunya es skate, tapi juga membungkus syal di lehernya. Kedengarannya akrab? Saya berharap hal itu kepadanya setidaknya.


Para scripwriters tidak bisa memikirkan musim dingin lain kencan? Ini pernah dilakukan sebelumnya, dan dengan sejarah Kim Bum ...


Kita harus melihat episode untuk melihat apakah adegan ini hidup atas keajaiban yang terakhir.


Lebih Sayang Dovey:


(Kredit: Kim Bum DC)

credit: bumsso wordpress, google translete

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kim Bum In Concert Stills

For the Drama The Woman Who still Wants to Get Married. As mentioned earlier Kim Bum will be singing for the OST of the drama. There are more stills from his performance released from the official website. (Untuk Drama The Woman Siapa yang masih Wants to Get Married. Seperti disebutkan sebelumnya Kim Bum akan menyanyikan untuk OST dari drama. Ada lebih stills dari kinerja dilepaskan dari situs resmi.)


credit: bumsso wordpress, google translete

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TWWSWTM Epi 1&2 Review

(Disclaimer: Since I couldn’t find any English subs for this show, I watched these two episodes with Chinese subs. My Chinese reading skill isn’t that good. My understanding and interpretation upon the plot and the characters might not be 100% correct. )

Warning: slight plot spoilers

As I commented in the caps post, I didn’t expect the show would kick off with high ratings, since it’s currently competing against two strong shows (Chuno and Will it snow for X’mas). However, the ratings fluctuating in the 4-5% range absolutely isn’t something I anticipated or something I’m happy to see. Although high ratings do, sometimes, lead me to watch a show and see if it is really worth all the hype, I’m usually not the type of person who would judge a show solely based on its ratings. Because I know it’s important and necessary to consider a show on its own merits. Pretty annoyed by facing Still lagging in the ratings, I decided to check out it on my own. The reasons? Simply put, apart from Kim Bum, I’m eager to find out how this show has been underrated by the viewers. I watched the first two episodes of Still in a row last night, and felt literally…technically…kind of…unimpressed.

The story, which centers three thirtysomething women and their pre-middle-age crisis, can be a very interesting and insightful social commentary. However, it’s difficult for me, a college sophomore, to relate to. Obviously, it’s not the show or the story’s fault. It’s just that, unfortunately, I might not be its best audience. And of course, I’m not bashing myself by indicating I only can feel for shallow teen shows. I just need to some time to warm up. Admittedly, some meaningful and honest moments do lend this show an air of realism and make me feel the warmth and sorrow of life.

Acting-wise, Still has a lot to offer. I’m first going to give credit to Park Jin-hee who enlightens the entire show by delivering a subtle, engaging performance. Her acting is seductively natural. You don’t really feel she’s acting, because you’re convinced that’s who she’s in real life. Another impressive performance goes to Eom Ji-won, who plays a successful English translator with a strong and tough personality looking from the outside and a fragile and romantic heart inside. The role is right up Eom’s alley and with humorous strength, conveys the pain and loneliness of an otherwise charming woman successfully.

So how about Kim Bum? Hmmm, a lot to say. Let me first start with his role. Based upon the first two episodes, his role, to my mind, is kind of predictable and lacks of sparkles. He portrays a talented and ‘wild’ musician, which, I think, is pretty cool. Yet that’s not the point. The point is that his role is, again, a playboy and hot shot, who knows exactly how to attract and play around with women. This inevitably reminds me of Boy Over Flowers. Compared to So Yi-jung, this role, with a more realistic story setting and less chic wardrobe, does deliver a more down-to-earth feeling. But also, like So Yi-jung, it lacks of character development and depth. It might not be fair to argue this so early based on the very first episodes. So I’m going to reserve my thoughts/feelings for further comments now and see how the story is going to unfold. Speaking of the role’s storyline, I don’t really have to say, because it doesn’t have much to offer so far counting on Kim Bum’s very limited screen time. (Here are some words for the director–sir, please give Kim Bum more opportunities/scenes to leverage his acting skills. He KNOWS how to shine.) Yet, one thing I appreciate is that, digging into all the witty lines written for the character, I feel this role delivers certain maturity that draws me in. Perhaps the writer intends to use the role’s inner maturity setting to make up some age gap between him and his love interest, which is a good call.

There are two English-speaking scenes I want to point out. The first one centers Park partying with her foreign co-workers during her overseas training. Sorry, but I have to say her English just makes that scene so embarrassing to watch. The second one focuses on Eom giving an English speech. With the first experience, I was ready to put my finger on and push the mute button. I was glad I didn’t do that. Her English turns out to be surprisely good. Along with the creative editing, the scene becomes a gem of that episode.

All in all, Still, despite all the flaws, is still a pretty enjoyable and entertaining comedy. Based on the first two episodes, I’ll take Still over a lot of television, but when its competitors have been as strong as they’ve been, it becomes harder to wave away this show’s weak spots.


--terjemahan--

(Disclaimer: Karena saya tidak dapat menemukan kapal selam inggris untuk pertunjukan ini, aku menyaksikan kedua episode dengan kapal selam Cina. Saya cina keterampilan membaca adalah tidak baik. Saya pemahaman dan penafsiran atas plot dan karakter yang mungkin tidak akan 100% benar.)

Peringatan: sedikit plot spoiler

Seperti yang saya tutup komentar di posting ini, saya tidak berharap acara yang akan kick off dengan peringkat tinggi, karena itu saat ini bersaing melawan dua menunjukkan kuat (Chuno dan Will it snow untuk X'mas). Namun, rating berfluktuasi dalam kisaran 4-5% sama sekali bukan sesuatu yang saya perkirakan atau sesuatu yang saya senang melihat. Walaupun peringkat tinggi lakukan, kadang-kadang, menyebabkan saya untuk menonton pertunjukan dan melihat apakah benar-benar layak semua hype, biasanya aku bukan tipe orang yang akan menilai sebuah acara semata-mata berdasarkan peringkat. Karena aku tahu ini penting dan perlu untuk mempertimbangkan acara pada kemampuannya sendiri. Cukup kesal dengan menghadapi Masih tertinggal di peringkat, saya memutuskan untuk memeriksa pada saya sendiri. Alasannya? Secara sederhana, selain dari Kim Bum, aku ingin sekali untuk mengetahui bagaimana acara ini telah diremehkan oleh para pemirsa. Aku melihat dua episode pertama dari Masih di malam terakhir berturut-turut, dan merasa benar-benar ... secara teknis ... jenis ... terkesan.

Cerita, yang berusia tiga pusat tiga perempuan dan mereka pra-krisis usia menengah, dapat menjadi sangat menarik dan mendalam komentar sosial. Namun, sulit bagi saya, seorang mahasiswa tingkat dua perguruan tinggi, untuk berhubungan dengan. Jelas, ini bukan cerita menampilkan atau kesalahan. Hanya saja, sayangnya, aku mungkin bukan yang terbaik penonton. Dan tentu saja, saya tidak memukuli diri dengan menunjukkan aku hanya bisa merasakan untuk menunjukkan remaja yang dangkal. Aku hanya perlu beberapa waktu untuk pemanasan. Diakui, beberapa bermakna dan jujur saat melakukan meminjamkan pertunjukan ini udara realisme dan membuat saya merasakan kehangatan dan kesedihan hidup.

Pejabat-bijaksana, Masih memiliki banyak hal yang ditawarkan. Aku pertama akan memberikan kredit kepada Park Jin-hee yang menerangi seluruh acara dengan memberikan halus, performa menarik. Menggoda aktingnya adalah wajar. Anda tidak benar-benar merasa dia bertindak, karena kau yakin bahwa itu yang dia dalam kehidupan nyata. Kinerja mengesankan lain pergi ke EOM Ji-won, yang memainkan penerjemah inggris yang sukses dengan kepribadian kuat dan tangguh tampak dari luar dan yang rapuh dan romantis di dalam hati. Peran yang tepat EOM's gang dan dengan kekuatan humor, menyampaikan rasa sakit dan kesepian dari seorang wanita cantik lain berhasil.

Jadi, bagaimana dengan Kim Bum? Hmmm, banyak berbicara. Ijinkan saya mulai dengan perannya. Berdasarkan dua episode pertama, perannya, dalam pikiran saya, adalah jenis Ketiadaan diprediksi dan berkilau. Dia menggambarkan berbakat dan 'liar' musisi, yang, saya pikir, adalah pretty cool. Namun, bukan itu intinya. Intinya adalah bahwa peran ini, sekali lagi, seorang playboy dan panas ditembak, yang tahu persis bagaimana untuk menarik dan bermain-main dengan perempuan. Ini tak pelak lagi mengingatkan saya pada Boy Over Flowers. Dibandingkan dengan Jadi Yi-jung, peran ini, dengan cerita yang lebih realistis dan kurang chic pengaturan lemari pakaian, tidak memberikan yang lebih bawah-ke-bumi perasaan. Tetapi juga, seperti So Yi-jung, itu kekurangan pembangunan karakter dan kedalaman. Ini mungkin tidak adil untuk berdebat begitu awal ini didasarkan pada episode pertama. Jadi aku akan cadangan pikiran / perasaan untuk komentar lebih lanjut saat ini dan melihat bagaimana cerita akan terungkap. Berbicara tentang peran's storyline, aku tidak benar-benar harus mengatakan, karena tidak memiliki banyak untuk menawarkan sejauh ini mengandalkan Kim Bum layar sangat terbatas waktu. (Berikut ini adalah beberapa kata untuk direktur-Pak, tolong beri Kim Bum lebih banyak kesempatan / adegan untuk meningkatkan kemampuan aktingnya. Dia TAHU bagaimana untuk bersinar.) Namun, satu hal yang saya hargai adalah bahwa, menggali ke semua baris cerdas ditulis untuk karakter, aku merasa peran ini memberikan kematangan tertentu yang menarik aku masuk Mungkin penulis bermaksud untuk menggunakan kematangan batin peran pengaturan untuk membuat beberapa perbedaan usia antara dirinya dan cinta bunga, yang merupakan panggilan yang baik.

Ada dua adegan berbahasa inggris saya ingin tunjukkan. Yang pertama pusat Taman berpesta dengan rekan-rekan kerjanya asing selama pelatihan di luar negeri. Maaf, tapi aku harus mengatakan hanya bahasa Inggris-nya membuat adegan yang sangat memalukan untuk menonton. Yang kedua berfokus pada EOM memberikan pidato bahasa Inggris. Dengan pengalaman pertama, saya siap untuk meletakkan jari dan menekan tombol bisu. Aku senang aku tidak melakukan itu. Bahasa Inggris-nya ternyata surprisely baik. Seiring dengan mengedit kreatif, pemandangan menjadi sebuah permata dari episode.

Semua dalam semua, Masih, terlepas dari semua kekurangan, masih yang cukup menyenangkan dan menghibur komedi. Berdasarkan dua episode pertama, aku akan mengambil alih Masih banyak televisi, tapi ketika para pesaing sudah kuat seperti mereka telah, menjadi sulit untuk gelombang jauh acara ini titik-titik lemah.

credit: bumsso wordpress, google translete

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Powered By Blogger